Kenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak Berikut Ini!

Anak-anak merupakan korban mayoritas dari serangan nyamuk yang berbahaya seperti demam berdarah. Seperti yang diketahui jika di Asia Tenggara negara Indonesia menjadi salah satu yang paling tinggi tingkat kasus penyakit tersebut. Ini tentu tidak heran pula, karena Indonesia termasuk dalam salah satu negara tropis yang bisa dijadikan sebagai salah satu tempat paling baik untuk nyamuk Aedes Aegypty untuk berkembang biak. Meskipun memang pada dasarnya siapa saja bisa terkena, tetapi sebagian besar merupakan mereka anak dibawah umur dan masih sangat membutuhkan perawatan tepat.
Kenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak Berikut Ini!
Sering sekali anak yang mengalami serangan DBD tidak memberikan petunjuk secara baik pada orang tua. Tidak heran jika banyak sekali orang tua yang memberikan obat demam berdarah anak tetapi terlambat, mungkin sudah cukup parah dan lainnya. Sebelum membahas mengenai obat seperti apa saja yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut ini ada beberapa gejala yang sering muncul pada penderita DBD yaitu:

1. Secara tiba-tiba anak mengalami demam yang cukup tinggi, proses ini bisa berlangsung cukup lama sekali mulai dari 1 sampai dengan 7 hari. Meskipun sempat menurun tetapi demam tersebut akan kembali lagi.
2. Munculnya ruam atau bintik-bintik merah yang ada pada kulit, ini sangat umum sekali dan menyebar.
3. Rasa nyeri yang muncul pada bagian sendi, otot, tulang dan beberapa bagian lainnya selama terserang masalah tersebut.
4. Pusing.
5. Mudah lelah pada anak yang terserang DBD, ini bisa ditandai dengan munculnya mimisan.
6. Kulit anak yang mudah sekali iritasi atau memar akibat beberapa kegiatan.

Sebagai orang tua tentu saja harus paham seperti apa saja usaha yang dapat membuat anak tidak mengalami kesakitan selama serangan DBD. Berbeda dengan jenis obat hidung mampet dan hidung meler untuk pengobatan DBD sendiri umumnya lebih khusus. Apalagi jika memang sudah parah, dokter merupakan orang yang harus segera ditemui. Konsultasikan, jika perlu rawat inap sampai dengan anak benar-benar sembuh total dari serangan tersebut. Bagaimana, mudah bukan untuk mengenal penyakit DBD?

Biantara Khalifamusta

Berbagi informasi itu indah dan menawan. Soo jangan pernah untuk tidak pernah berbagi ya :)

Mungkin Anda Menyukai